Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

Di Ganggu Kuntilanak Pohon Randu ( Series 2 Anak Bangor).

Gambar
Gambar Hanya Ilustrasi Di Ambil Dari Google. Di sebuah Desa terpencil di pinggiran hutan yang lebat , uwak dan bibi ( paman dan bibi ) si Jagre  tinggal di sana. Mereka  memiliki dua orang anak laki- laki tetapi tidak tinggal bersama mereka, dua orang anak nya bekerja di Kota besar. Menurut penduduk setempat hutan tersebut terkenal keangkeran nya , bila malam hari tidak ada seorang pun yang  berani melalui jalan  tersebut. Jagre yang memiliki jiwa petualang ingin mengajak Momot yang bangor ( nakal ) menginap di sana. " Mot..kita refreshing yuk !! " ajak Jagre. " Refreshing kemana Gre ???? manjiw ( mantap jiwa) juga nih , kebetulan  gw lagi gabut (jenuh)  !!" ujar Momot kegirangan . " Kerumah uwak ( paman) Duduy di luar kota, pasti elu betah kalo nginap di sono ( di sana) " kata nya lagi. Iwan dan Tito yang mendengar mereka akan berpergian ke luar kota langsung menyela pembicaraan " kita ikut dong Mot "  kata Iwan dan Tito. " Monm...

Bekerja Di Showroom Mobil Angker .

Gambar
Gambar Hanya Ilustrasi Di Ambil Dari Google Malam itu langit gelap tertutup awan hitam tebal,  hujan rintik- rintik , Rohim yang baru saja bekerja seminggu  sebagai Satpam di Showroom mobil mendapat tugas  shift malam  bersama teman nya  Parno . Persis di samping Showroom mobil  yang di batasi tembok tinggi terdapat kebun angker  dahulu nya sebagai  tempat pembantaian warga sipil  oleh tentara Belanda . Bila malam  hari sering terdengar jerit tangis  arwah korban pembantaian yang meninggal  penasaran. Kebun itu ditinggalkan setelah peristiwa mengerikan yang terjadi bertahun-tahun lalu, penduduk setempat tidak ada yang berani melewati  tempat itu dan percaya bahwa arwah para korban pembantaian masih berkeliaran di sekitar sana. " Bang Im ..kita gantian turune  ( tidur nya) , aku turu disik ( aku tidur dulu) ,  kowe( kamu)  keliling duluan mengecek ruangan demi ruangan, hujan- hujan begini rawan ma...