Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

Cerita Mistis: Melihat Pulung Gantung

Gambar
Gambar hanya Ilustrasi Di Ambil Dari Google Kisah ku kali ini ku dapat dari teman ku, Abiyasa semasa kecil nya tinggal di Kabupaten Gunung Kidul, yang  terkenal dengan keindahan pantai nya  yang menawarkan panorama alam yang indah dan memanja kan mata.  Sejak kecil Abiyasa hanya tinggal bersama mbok nya ( ibu nya) yang seorang janda karena sejak dalam kandungan  dia sudah di tinggal pergi oleh ayah nya entah kemana.  Hidup tanpa kasih sayang seorang ayah membentuk nya  menjadi remaja yang mandiri , pemberani , dan agak nakal.  Meski agak nakal tetapi dia sangat menyayangi mbok nya ( ibu nya) sepulang  sekolah dia selalu membantu  nya menyiangi sayuran untuk di jadikan pecel sayur yang akan di jual di pasar setiap pagi.  Sutu hari  Gimin , Anto dan Bejo  yang nakal tapi penakut mengajak nya menonton pertunjukan wayang kulit  di Dusun sebelah .  " Bi.. di Dusun sebelah hari Kamis malam ono ( ada) pertunjukan...

Karma Bagi Si Orang Pelit.

Gambar
Gambar Di Ambil Dari Google  Hanya Sebagai Ilustrasi.  Di Desa kecil, hidup seorang  petani kaya raya bernama bapak Broto , ia memiliki beberapa kebun yang luas yang di tanami berbagai macam buah-buahan.  Meski kaya raya ia  dikenal sebagai orang yang sangat pelit, selain pelit ia memiliki sifat temperamental dan egois sehingga para tetangga nya segan berteman dengan nya.  Saking  pelit nya ia sangat berhati-hati dalam mengeluar kan uang dan selalu mencari cara untuk menghindari mengeluarkan uang , bahkan untuk hal-hal kecil.  Semua pengeluaran nya di catat secara rinci  di dalam buku nya yang sudah kumal .  Suatu hari istri nya , ibu Nyunyun meminta uang untuk  membeli kan sepatu baru  si  Joko, karena sepatu nya sudah usang.  "Pak' e aku jaluk duit) minta duit) " ujar nya ke suami nya yang sedang mencatat pemasukan hasil panen rambutan  hari ini di buku nya yang sudah kumal.  " Nggawe opo bu' e...

Idola Ku Pemain Sepak Bola ( Series Dua Anak Bangor)

Gambar
Gambar Hanya Ilustrasi Di Ambil Dari Google Siang itu Momot dan tiga teman nya sepulang sekolah kumpul di warung bang Iwan item membahas terkait pertandingan sepak bola .  " Mot, bulan depan Tim kita bertanding sepak  bola melawan tim Anak Udik di kampung Enceng Gondok" ujar Jagre.  " Bagus lah kalo gitu udah lama kita ga bertanding" sahut nya.  " Kita harus berlatih dengan rutin dan  jangan pandang enteng Tim Anak Udik, menurut cerita yang gw denger , cara permainan  mereka kotor, kasar dan curang"'ujar  Jagre lagi.  " Curang dan kasar nya gimana ?? "tanya Momot penasaran.  "Ya, gimana Gre?? "tanya Tagor dan Wawan penasaran.  " Mereka suka nyerimpung kaki lawan, menjatuhkan kiper di area gawang dan membuang waktu kalau udah mau kalah " celoteh nya.  " Pasti ada biang kerok nya, siapa  biang kerok nya Gre?? "taya mereka.  " Ada tiga orang biang kerok nye  si Onen buluk, Amin dogol ame si Jupri be...

Menginap Di Rumah Pohon Angker ( Series Dua Anak Bangor ).

Gambar
Gambar Hanya Ilustrasi Di Ambil Dari Google Suatu hari Jagre yang  bangor persis Momot teman nya Mo ingin mengajak nya menginap di rumah pohon milik mamang nya, mang Dayat di pingiran Desa  yang jauh dari keramaian.  Rumah pohon itu sudah lama tidak  di gunakan sehingga menjadi angker, beberapa orang  mengatakan pernah melihat  bayangan seorang perempuan berambut panjang terurai berdiri di balik jendela.  Beberapa remaja yang penasaran pernah menjelajahi ruangan rumah pohon yang berdebu .  Setelah beberapa saat menjelajahi ruangan yang berdebu, tiba-tiba angin kencang bertiup, senter mereka berkedip- kedip dan tiba- tiba  padam, suara tawa wanita bergema di udara. "Kikkkkk kikikkkkkkkkkkkk !! ". Anak-anak  remaja itu ketakut an dan berlari pontang panting menjauhi rumah pohon serta kapok untuk mendatangi rumah pohon tua.  " Mot elu suka rekreasi  yang menantang adrenalin kan !!" ujar nya suatu siang ketika pulang se...

Di Teror Hantu Muka Rata Di Hutan Yang Gelap dan Angker.

Gambar
Gambar Hanya Ilustrasi Di Ambil Dari Google Di sebuah desa di pinggiran hutan baru- baru ini di gempar- kan dengan penemuan mayat seorang laki- laki muda berna- ma Toto yang tergelatak di pinggiran hutan yang di bunuh secara sadis  oleh kawanan begal motor.  Sejak kematian nya suasana desa menjadi mencekam, bila malam hari  tidak ada satu pun penduduk yang  berani keluar rumah.  Malam itu hujan turun rintik- rintik , meski hujan  gerimis  dan hawa dingin menusuk tulang, mas Gimin nekad  menjajakan dagangan bakso  nya keliling desa .  " Ting.. ting.. ting...tinggggg !! ". " Semprul tenan bengi iki, udan dari sonten ra  reda- reda yen aku ora dodolan bakso keluarga ku iso ora mangan( semprul banget malam ini, hujan dari sore ga reda- reda kalo aku ga jualan keluarga ku bisa ga makan) " gumam nya pelan sambil mengadah ke atas , awan hitam gelap menutupi cahaya bulan yang suram .  Ia melewati Jalanan gelap terdengar sua...