Pesugihan Batu Hitam Membawa Petaka


Gambar  Hanya Ilustrasi Di Ambil Dari Google

Dahulu kala ada sepasang suami istri bernama Pak Narko dan ibu Larasati yang memiliki seorang anak laki- laki remaja bernama Rendy. 
Kehidupan mereka menjadi terpuruk secara ekonomi, sejak pak Narko di PHK dari sebuah kantor percatakan karena kantor nya mengalami kebangkrutan. 
Pak Narko yang ga mempunyai skill , banting setir berdagang singkong dan ubi mentah di pasar, hasil nya hanya cukup untuk makan sehari - hari dengan menu sederhana. 
"Bu.. tiap hari kok makan nya cuma pake anak ikan teri sama sambel terasi, bisa ilang kegantengan Rendy" protes anak semata wayang nya yang temperamental dan manja. 
"Sing sabar le?? , bapak mu sedang merintis usaha" sahut ibu nya dengan sedih. 
Anak nya yang memiliki sifat temperamental  dan manja juga mogok sekolah karena malu, pergi ke sekolah yang dulu nya naik motor sekarang harus naik angkot  dan setelah keluar dari sekolah, Rendy yang nakal bergabung dengan anak - anak nakal di kampung nya. 
Bu Larasati sering mengadu ke suami nya tapi malah di marahi" maka nya bu , anak ojo di kolokin begitu urip kita susah anak nya ga bisa terima malah stress sendiri" . Bu Laras hanya tertunduk dan terdiam. 
Suatu hari kios singkong nya di datangi sepasang duami istri  yang perlente, perempuan nya berkulit putih bertubuh  subur dengan tubuh nya di penuhi perhiasan emas kuning berkilau , sedang suami nya berkulit sawo matang , juga bertubuh  subur dengan tampilan nya yang perlente , tampilan nya di lengkapi dengan kaca mata rayban. 
"Pak bungkus 10 kilo singkong dan 10 kilo ubi nya " kata perempuan bertubuh subur berwajah masam . 
Lagi sibuk  menimbang singkong dan ubi, bahu nya di sentuh oleh bapak perlente " kowe Narko kan?? " tanya nya dengan logat jawa nya yang kental. " Iyo, aku Narko, kok bapak kenal karo aku?? " tanya nya keheranan. 
Begitu selesai menimbang dia melihat bapak perlente yang sudah melepas kaca mata rayban nya " Astaghfirullah, kowe Cipto kan??, kok saiki awak mu lemu to, dulu kowe cungkring lan dekil, haha ?? " ujar nya sambil tertawa . 
Lagi asyik ngobrol istri Cipto yang sombong dan berwajah masam, mengajak pulang suami nya " ayoo, pak aku wis rampung belonjone , di sini sumuk tenan lan mambu telek ayam " kata nya dengan  ketus. 
"Ko, berapa no. hp mu ?? aku catat, kapan- kapan kita ngobrol - ngobrol yo?? " kata nya dengan wajah sumringah.  Mereka saling bertukar no. hp ,  setelah selesai  Cipto beserta istrinya yang  bertubuh subur dan sombong pergi meninggalkan kios nya sambil menutup hidung nya . 
"Sombong banget bojone si Cipto, mentang - mentang aku kere, pandangannya menghina tenan , uapesss nasib ku, huhhh !!! " bisik nya sedih. 
Sepulang dari kios singkong, pak Narko membawakan anak istrinya nasi padang isi rendang, istri dan anaknya kegirangan makan dengan lahap. " Nah ini baru makan enak " celetuk anak nya. 
"Ren, kowe kok mogok sekolah?? mau dadi opo kedepan nya nek kowe mogok sekolah?? " tanya bapak nya ke anaknya. 
"Aku malu pak, masa pergi ke sekolah naik angkot?? teman - teman pada naik motor?? " protes nya. " Kamu sing sabar bapak kan lagi merintis usaha le , nanti kalo udah berhasil bapak beliin motor lagi, sing penting kamu harus sekolah lagi ?? jawab pak Narko. 
"Sabar sampai kapan sudah dua tahun hidup kita  kere terus?? Pak??, aku udah  bosen dan malu, hidup kere di hina teman - teman ku!! " sahut nya dengan kesal. 
"Gusti Allah Ren, kowe ga boleh begitu karo bapak mu, le??, mesake bapak mu " kata ibu nya menasehati. 
"Bodo amat bu , Rendy bosen jadi orang miskin mending Rendy jadi maling aja biar bisa makan enak tiap hari" sahut nya dengan ringan. 
"Masya Allh anak kurang ajar kowe Ren !! " bentak pak Narko dengan marah. 
"Sabar pak?? kasian anak kita dia betul pak, cape hidup miskin "istrinya membela Rendy yang kesenangan di bela ibu nya. 
"Iki ajaran mu bu ?? , anak dadi kurang ajar !! " bentak suami nya dengan marah. 
Semakin hari dagangan nya semakin terpuruk, pak Narko bermaksud menemui Cipto untuk meminta tolong, dia menelpon nya " Halo Cip, maaf menganggu kamu, iso ra aku ketemu kowe??" . " Oo, iso wae nanti aku jemput di kios mu  jam 5 sore yo?? " sahut nya. 
Jam 5 sore Cipto datang ke kios nya dan mengajak nya pergi ke restauran. " Cip ngobrol di sini wae , nek pergi ke restaurant aku ra duwe duit, mangan ae tiap hari  aku susah  " kata nya. 
"Tenang wae aku sing traktir kowe, anggap wae balas budi ku ke kowe , dulu kan sering ngerjain PR ku, hehe " sahut nya sambil tertawa. 
Cipto mengajak nya ke Restauran Kuring Sunda yang besar, berbagai jenis makanan tersedia di sana. " Ayooo, kowe ambil wae sing kowe suka, Ko " kata nya. 
Pak Narko memesan  menu pepes ikan gurame, tahu pepes, tumis pare cabe, perkedel, sayur asem sedang pak Cipto memesan  menu ikan goreng lele, tumis daun pepaya dan bakwan jagung dan pepes tahu serta dua jus jambu. 
Setelah makan pak Narko bercerita bahwa usaha nya semakin menurun, untuk makan aja susah. " Ko, aku pernah di posisi mu aku faham gimana menderita nya " ujar nya. "Ceritain Cip gimana kamu bisa sukses?? tanya nya penasaran .
"Sebenar nya aku malu cerita jalan hidup ku , tapi terserah deh kowe  akan memandangku koyo  opo?? " celoteh nya.  "Emang ono opo dengan kowe ?? tanya nya penasaran. 
" Dulu aku bekerja sebagai tenaga  pemotong ayam di rumah pemotongan ayam, karena aku loyal dan rajin, bos ku sayang karo aku" dia mengawali cerita nya dengan wajah serius. 
" Suatu hari aku ikut mengantarkan bos ku ke Gua Hitam?? cerita nya. 
Narko meyela pembicaraannya " Gua Hitam tempat apa Cip?? " tanya nya keheranan. " Jangan kamu potong dulu cerita nya " protes Cipto. " Ternyata  Gua Hitam tempat pesugihan meminta kekayaan dari batu hitam ,rupanya bos ku kaya dari pesugihan batu hitam " cerita nya. 
" Kan berdosa Cip menyembah batu selain Allah " ujar Narko dengan wajah serius. 
"Pastilah dosanya besar artinya musrik, tapi saat itu aku yang hidup kekurangan ga tega melihat istriku yang cantik dan dua anak ku harus ikut sengsara, aku nekad mengikuti jejak bos ku meminang batu hitam pesugihan " kata nya melanjutkan cerita. 
Narko ga menyangka kalau Cipto memakai pesugihan, dia bertanya lagi " kalo memakai pesugihan artinya meminta tumbal kan?? sopo sing kowe tumbalke Cip? " tanya penasaran  dan berfikir jangan - jangan habis di traktir makan dia bakal di tumbalin. 
"Aku menumbalkan keponakan ku yang  perempuan, yang sudah lama ikut dengan ku dan sudah makan banyak harta ku " celotehnya dengan enteng tanpa perasaan bersalah.
"Kamu ga merasa di kejar dosa artinya sama saja membunuh?? tanya nya.
 " Ya mau apa lagi?? , aku wis bosen urip kere, di hina orang, tapi kowe ra usah ikuti jejak ku sing wis salah " sahut Cipto .
"Oia omong - omong kowe mau ketemu aku, arep opo yo?? tanya nya keheranan. " Tadi nya aku mau minta tolong, nyilih uang mu nggawe modal, tapi ra sido deh " sahut nya karena takut menjadi tumbal pesugihan batu hitam. 
" Mestine kowe wedi to aku jadiin tumbal?? kata nya sambil menatap wajah Narko yang ketakutan. 
"Ra usah wedi karo aku , ra mungkin kowe aku dadiin tumbal pesugihan batu hitam karena , pesugihan batu hitam  hanya minta korban sekali seumur hidup dan harus ada pertalian persaudaraan, aku sudah menumbalkan keponakan ku  , dan pesugihan batu hitam  juga hanya memberikan dua permintaan setelah itu fungsi nya hanya mempertahankan kekayaan" sambung nya lagi. 
"Selama memegang  pesugihan  batu hitam, harus di kasih makan seminggu sekali dengan ayam cemani dan bunga tujuh rupa " kata nya lagi. 
" Ihhh.. wedi tenan yo?? artine terikat perjanjian dengan setan" dalam hati nya berkata. 
"Kowe ra usah mengikuti jejak ku Ko, jalan ini hanya untuk orang yang sudah nekad dan putus asa serta bosan hidup kere " mengakhiri cerita nya. 
Sepulang nya dari restaurant Kuring Sunda, Pak Narko menimbang - nimbang untuk meminang pesugihan batu hitam " tapi sopo sing aku tumbalke, mung ono bojo lan anak ku sing megeli ati ku lan bojoku " bisik nya. 
Kelakuan Rendy makin meresahkan pak Narko dan ibu Laras sering ikut tawuran dan hampir tiap malam pulang dalam keadaan mabuk kalau di tegur barang - barang di pecahkan semua dan dia berani melawan pak Narko yang pernah di ancam akan di bunuh 
Rendy yang temperamental dan manja sudah menjadi preman mengikuti teman - teman nya malakin pedagang di pasar. 
Akhir nya pak Narko yang sudah putus asa hidup belangsak , mengambil jalan nekad dia meminta di antar oleh Cipto ke Gua Hitam untuk meminang pesugihan batu hitam. 
Ringkas cerita setelah memiliki pesugihan batu hitam dia menjadi  pengusaha kaya raya, usaha singkong, ubi, pisang berjalan dengan lancar dia juga memproduksi keripik ubi dan pisang yang di kirim ke berbagai daerah. 
Pak Narko beserta keluarga pindah dari rumah reot nya dengan  membeli rumah di atas lahan 1000 meter. 
Rendy di belikan motor besar dengan harga yang mahal, kelakuan nya  semakin menjadi - jadi, selain gemar mabuk - mabukan beberapi kali perempuan muda datang kerumah nya meminta pertanggung jawab nya karena di hamili , tapi Rendy mencampakan mereka. 
Suat hari Rendy yang temperamental mengalami kecelakaan tunggal terjatuh  dari motor  nya menabrak pembatas jalan dan tewas di tempat , ibu nya menjerit - jerit dengan histeris " Rendy... Rendy.. huhuhu.. jangan tinggalkan ibu, le!!! " teriak nya sambil menangis hingga pingsan beberapa kali. 
Suaminya berusaha menenangkn istrinya yang histeris .
"Pesugihan batu hitam sudah meminta tumbal anak ku  Rendy, maafkan ayah le, terpaksa melakukan ini, kasian ibu mu hidup sengsara dan juga pegel ati ne melihat kelakuan mu" dalam hati nya berkata sambil menghapus air mata nya yang mengalir di pipi nya . 
Sejak kematian Rendy istri nya banyak melamun membuat pak Narko cemas. 
Dia mengeluarkan pesugihan batu hitam " permintaan ku pada pesugihan batu hitam tinggal satu lagi, yang pertama aku meminta kekayaan sudah terkabul  , selanjut nya apa aku minta agar di hilangkan kesedihan dari hati istriku?? " bisik nya. 
Bu Laras  ga tau kalau pak Narko memiliki  pesugihan batu hitam meminta kekayaan dari batu hitam tersebut  dan menumbal kan Rendy anak kesayangan nya. 
Dia membawa batu hitam ke istri nya" bu aku dapat batu hitam dari teman, dia akan mengabulkan apa yang kita minta" kata nya berbohong dan ga menceritakan bahwa batu itu batu pesugihan mendatangkan kekayaan yang meminta tumbal nyawa Rendy . 
Bu Laras hanya melirik dan berbisik dengan lirih " hidupkan kembali anak ku Rendy, huhuhu"
"Ojo ngomong koyo ngono , Rendy wis tenang di sana" Jawab pak Narko. " Nek bapak sayang karo aku turuti opo kata ku ?? " jawab bu Laras dengan tatapan kosong. 
"Tapi tubuh Rendy wis hancur terutama kepala nya sudah remuk bu?? " kata nya. " Aku ra peduli pak, huhuhu " sahutnya sambil menangis sedih. 
Dengan terpaksa pak Narko melakukan  ritual meminta anak nya di hidupkan kembali. 
Malam itu hujan rintik - rintik, cuaca nya dingin sekali, para karyawan nya di kavling sebelah sudah tidur dengan pulas nya. 
Tengah malam lamat- lamat terdengar suara ketukan di pintu" tok.. tok.. tok..!! " . " Bu Laras kaget terbangun " Sopo arep bertamu tengah malam??? " bisik nya ketakutan. " Opo maling yo?? "bisik nya kembali, dia membangunkan suami nya yang tidur pulas" pak ono sing ketuk - ketuk pintu depan depan ?? " bisik nya ketakutan.  
Pak Nako kaget dan pintu di ketuk - ketuk kembali dan terdengar suara dengan lirih  " buka pintu nya bu?? Rendy pulang" . "Hah..!! itu Rendy aku mau bukain pintu  " teriak nya sambil turun dari ranjang nya. 
"Ojo di bukain bu, itu hantu Rendy " bisik suaminya sambil menahan tubuh nya. 
"Lepasin aku pak, huhu ?? " teriaknya sambil menangis. " Tok.. tokkk.. buka pintu, bu di sini dingin " terdengar seperti suara Rendy. 
"Lepaskan aku pakkk.. kasian anak ku Rendyyyy " teriak nya histeris. 
"Tok.. tokkk.. kembalikan tempurung kepalaku...... 
kembalilan otak ku " rintih nya. Istri nya semakin histeris dan terus memberontak ingin membuka pintu. 
Lama- lama suara ketukan dan suara Rendy menghilang, istri nya menangis histeris. 
"Biarkan Rendy beristirahat dengan tenang dan ikhlas kan dia bu?? bisik nya ke istrinya yang sudah lemas menjerit - jerit. 
Kondisi kejiwaan bu Laras semakin terpuruk " aku harus membawa nya pulang ke Kampung untuk di obati dan akan ku kembalikan pesugihan batu hitam pembawa petaka,  membuat keluarga ku hancur" bisik nya. 
Ke esokannya pak Narko pergi sendiri menuju gua Hitam menemui juru kunci nya untuk mengembalikan pesugihan  batu  hitam. 
"kalo bapak mengembalikan pesugihan  batu hitam ini , hidup bapak akan kembali susah tapi perjanjian kontrak nya sudah terputus dengan penunggu pesugihan batu hitam " kata juru kunci yang berwajah seram seperti jelmaan genderuwo, berambut panjang keriting, bertubuh tinggi dan berkulit hitam, mata nya tajam memandang nya. 
"Ga apa- apa pak, saya kembalikan saja " sahut pak Narko dengan yakin. 
Sejak pesugihan batu hitam di kembalikan ke gua hitam, hidup nya kembali sengsara, usaha nya hancur, pak Narko membawa istri nya  pulang ke kampung untuk memulai hidup baru. 
Setahun kemudian istrinya pulih kondisi kesehatan kejiwaannya , mereka lebih taat beribadah dan perekonomian nya berangsur - angsur membaik tapi ada satu rahasia besar yang ga akan di buka oleh pak Narko sampai kapan pun kalau dia pernah menumbalkan anak semata wayang nya demi mendapatkan kekayaan. 
Dalam Agama Islam, seseorang hanya boleh meminta harta kepada Allah SWT. Bukan sama jin, iblis, setan atau sejenisnya. Orang yang melakukan pesugihan dosanya besar," menurut  Mamah Dedeh  dengan  mengutip surat An Nisa ayat 48, yang menjelaskan bahwa Allah SWT akan mengampuni dosa lain selain sirik. Jadi, siapapun yang sudah melakukan dosa ini, maka orang tersebut sudah berbuat dosa yang amat besar.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tetangga ku Melakukan Pesugihan Tuyul

Tukang Pijat Buta Di Panggil Memijat Anak Genderuwo

Hantu Perempuan Pemangsa Alat Kelamin Laki- laki