Setan Kecil Usil Pembuat Keonaran Ikut Bermain Petak Umpet Di Hutan


Gambar Hanya Ilustrasi Di Ambil Dari Google

Di satu desa kecil yang dikelilingi hutan lebat, terdapat sebuah cerita tentang  setan kecil usil yang berwujud anak- anak berukuran kecil , dengan wajah yang lucu namun menyeramkan dan nakal suka membuat keonaran. 
Mereka suka mengganggu penduduk desa, terutama anak-anak yang bermain di luar pada malam hari.
Para orang tua sering berpesan kepada anak - anak  mereka untuk tidak bermain di luar rumah  pada malam hari.
Tetapi ada sekelompok anak-anak  nakal ingin bermain petak umpet di  hutan malam itu. 
" Mak, lao ma au mangalulu ya ( bu, aku mau  pergi main ya) ??" kata Monang yang nakal ." Sonari borgin ( ini sudah malam), nak, banyak begu ( setan ) di luar" kata ibu nya.
" Bentar aza lah,  mak ( bu)  " kata nya dengan keras kepala dan ketika ibu nya lengah  ia  berlari keluar rumah secepat kilat  .
" Nang, jahat do ho ( Nang, nakal sekali kau ) , huantuk ho annon ( kupukul kau nanti) !!" teriak ibu nya dengan marah.
Tetapi Monang yang nakal tidak memperdulikan teriakan  ibu nya.
Beberapa teman nya sudah menunggu nya di pinggiran hutan "lama kali ho ( kau ) Nang , hami sai lobei ma au mangadangi ho ( kami sampai cape menunggu mu ), habis kulit hami ( kami) di gigiti nyamuk hutan  !!!"protes teman- teman nya dengan kesal.
" Santabi ma ( maaf kan aku) kawan- kawan, ayo hita ( kita) masuk hutan ini  " kata nya.
Mereka memasuki hutan yang lebat, gelap dan sunyi, berbagai suara  hewan terdengar bersahut-  sahutan , suara  si Amang yang melengking menyerupai gonggongan anjing menambah mencekam suasana nya.Tetapi sekelompok anak - anak yang nakal tidak merasa takut.
Mereka memilih pohon beringin yang berdahan  besar dengan akar gantung menjuntai  yang dipercaya sebagai sarang makhluk halus seperti jin dan genderuwo sebagai tempat bermain petak umpet.
" Disini aza hita ( kita) main petak umpet nya " ujar Gabe.
" Stttttt, au biar ( aku takut), kata mamak ku ( ibu ku), pohon beringin sarang nya begu
( setan) " bisik Domu di liputi perasaan takut.
" Ahhh..itu cuma cerita mamak mu ( ibu mu) aza  untuk menakut- nakuti mu agar ga bermain pada malam hari"  kata Monang tidak percaya.
" Ayo hita( kita) hompipa untuk menentukan siapa yang kalah dan menang  !!!" kata Gogom.
 " Horeeee..ho ( kamu ) Nang, yang jaga duluan, asikkk  !!! teriak beberapa teman nya kegirangan, suara mereka sangat gaduh memecah kan kesunyian hutan .
Monang menutup mata nya sambil menghitung "sada..dua.. tolu, opat, ( satu, dua, tiga, empat) .....beberapa teman nya  berlarian kocar kacir mencari tempat persembunyian.
Pada hitungan kesepuluh ia membuka mata nya,  teman- teman nya sudah menghilang bersembunyi di balik pohon.
" Hihh..dangol ( seram ) kali hutan ini" bisik nya sambil menebar kan pandangan nya kesekeliling hutan yang sunyi sepi dan gelap gulita.
Tengah mencari- cari teman nya ia merasakan ada yang mengawasi.
Dari balik pohon ia melihat ilalang yang tinggi bergerak gerak .
" Hehehe..rupa nya  mereka bersembunyi di sana , mate ho 
( mati kau ) tertangkap !!!" gumam nya sambil menghampiri tempat itu, ketika ia menghampiri tempat itu tidak ada seorang teman nya pun  bersembunyi  di balik ilalang.
" Loak bah ( bodoh) !!,  ku kira mereka bersembunyi disana !!" umpat nya dengan kesal.
Tiba-tiba, ia mendengar suara tawa kecil dan gaduh terdengar dari balik pepohonan.
" Hey ....hami (hey.. kalian) di sana kan??  ayo keluar , kena ho bapudung ( kena kau tikus), hehehehe !!"  ujar nya sambil tertawa kegirangan.
Lagi- lagi ia kecele, tidak ada satupun teman nya di sana hanya suara desiran angin bertiup di antara pepohonan.
Lagi- lagi ia mendengar  suara tawa kecil dan gaduh dari balik pepohonan yang besar. 
" Bodat kau ( monyet kau ) siapa pula yang mengganggu permainan  ku !!" umpat  nya dengan kesal .
Dengan rasa penasaran ia mendekati suara itu dan menemukan sekelompok  setan kecil  yang berwajah lucu tapi menyeram kan dengan mata merah, mulut mereka berbentuk vertikal dengan daun telinga nya yang lancip sedang bermain-main. 
Mereka  memandangi nya dengan tawa nya yang  menyeringai  , gigi mereka bertaring ketika Monang yang nakal nekad mencoba mendekati,  setan anak kecil usil itu tiba-tiba menghilang meninggalkan aroma busuk.
" Hihhh...maporus ( seram ) kali wajah begu ( setan) anak kecil itu dan bau nya busuk kali macam sampah  " bisik nya di liputi perasaan takut.
Dengan di liputi perasaan panik dan takut ia  berlari  ke luar  hutan " mamak ahu galer
 ( ibu  aku takut ) adong begu ( ada setan) anak kecil..tolongg !!" teriak nya dengan panik.
Teman- teman nya mendengar teriakan nya keluar dari tempat persembunyian " ayooooooooo..lari adong begu ( ada setan)  di sini !!"  teriak mereka dengan panik.
" Woyyy..tunggu hami ( kami) Nang !!" teriak teman - teman nya tetapi Monang yang ketakutan setengah mati tidak memperdulikan mereka dan terus berlari tanpa menoleh.
Tetapi aneh nya setiap kali mereka  mencoba keluar dari hutan , jalan yang dilaluinya selalu kembali ke tempat yang sama yaitu pohon beringin besar.
Mereka menangis meraung- raung ketakutan. "Huhuhuuuuuu....hita  taku, adong begu
 ( kita takut ada setan) di hutan ini !!" . 
Tengah menangis ketakutan samar- samar dari kejauhan mereka mendengar nama mereka di panggil- panggil." Gabe..Monang..Googom, Raja,Tua...di mana hami ( kalian) !!!". " Sttt..dengar ada yang memanggil nama hita ( kita)" bisik Monang kegirangan .
Mereka berteriak" hami (kami)..disini ...........tolonggggg, hami ( kami) di bawah pohon 
beringin besar , tolonggggg  !!!".
Akhirnya  sekelompok penduduk Desa dapat menemukan mereka terjebak dalam lingkaran pohon besar , dengan bantuan penduduk Desa, mereka  berhasil keluar dari ilusi ( melihat atau mendengar sesuatu yang sebenarnya tidak ada di sana )  yang di buat oleh setan kecil usil pembuatan keonaran yang ingin ikut bermain bersama mereka
Mereka  berjanji tidak akan kembali bermain di hutan itu lagi karena setan anak kecil usil akan terus mengganggu anak- anak yang bermain di luar pada malam hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tetangga ku Melakukan Pesugihan Tuyul

Tukang Pijat Buta Di Panggil Memijat Anak Genderuwo

Hantu Perempuan Pemangsa Alat Kelamin Laki- laki